<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-8352443824692811611</id><updated>2011-12-18T13:06:00.240+07:00</updated><category term='ikhlash'/><category term='Sosial'/><category term='Pengalaman hidup'/><category term='emas'/><category term='Cerita motivasi'/><title type='text'>Muhammad Sholeh Dipraja</title><subtitle type='html'>Assalamu 'alaikum 

Sobat..... Semoga Blog ini bisa bermanfaat bagi siapapun yang menyinggahinya. 

Wassalam</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://sholdip.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8352443824692811611/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sholdip.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>Admin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01442580013400373448</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>16</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8352443824692811611.post-6333043854302732042</id><published>2011-12-18T13:01:00.002+07:00</published><updated>2011-12-18T13:03:32.010+07:00</updated><title type='text'>Berharap untuk Indonesia</title><content type='html'>Indonesia..........&lt;br /&gt;Sebuah Negara yang membentang sepanjang 5000KM, antara Benua Asia dan Australia, antara samudra Hindia dan Pasifik, Negara gemah ripah loh Jinawi, kata para pujangga, Negara terbesar ke-4 dari jumlah penduduknya. bahkan Negara yang tidak membutuhkan negara lain untuk menghidupi rakyatnya. karena disini, di negeri Indonesia semua ada. Apa yang tidak ada di negeri zamrud khatulistiwa ini ?. Sumber daya alamnya melimpah, ada beraneka tambang, Hutannya luas dengan beraneka tanaman, lautnya menyimpan beraneka sumber pangan dan juga sumber tambang. Justru negeri lain yang memerlukan Indonesia, negeri lain mengincar Indonesia, dengan berbagai cara mereka berusaha mendapatkan apa yang bisa di ambil dari Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rasanya jika menghitung kekayaan Indonesia tidak akan habis, namun ternyata Negeri yang berlimpah sumber daya ini belum mampu membuat rakyatnya makmur, belum mampu membuat penduduknya sejahtera, belum mampu menjadikan penghuninya menikmati kekayaan Indonesia. Aneka Tambang yang ada di kelola oleh asing yang sangat merugikan Indonesia, Ikan-ikan dari laut Indonesia di curi oleh bangsa lain. hutan Indonesia di babat habis oleh keserakahan. bahkan sisa-sisa kekayaan Indonesia yang masih ada di tangan Pemerintah Indonesia-pun tidak bisa dimanfaatkan dengan baik oleh rakyatnya. karena korupsi yang menjangkiti nafsu-nafsu serakah oknum pengelola Negara. Pejabatnya sibuk memikirkan diri dan kelompoknya sendiri, sampai-sampai kini kita sebagai bangsa sering di lecehkan oleh Negara lain. padahal Indonesia adalah Negara besar, Negara yang harusnya memiliki harga diri dan negara yang melimpah kekayaanya serta Negara yang sebenarnya TIDAK MEMBUTUHKAN NEGARA LAIN untuk menghidupi rakyatnya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masihkah kita bisa berharap dari keterpurukan Negeri ini. jawabanya "masih" dan harus di usahakan bersama. Di dalam agama kita mengenal "Tuhan tidak akan merubah suatu kaum, jika mereka tidak merubahnya sendiri". Maka mari gelorakan semangat kebersamaan, semangat maju, semangat memerangi, kemalasan, semangat memerangi korupsi, dan semangat untuk menjadikan Negara ini makmur, Negara yang disegani. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bersyukur setidaknya ada 2 orang pemimpin yang saat ini kinerjanya dianggap baik oleh masyarakat dan&amp;nbsp; integritasnya tidak bisa di ragukan lagi. Jiwa anti korupsinya dan juga semangat membangun serta menjadikan jabatan bukan sebagai mencari uang dan pekerjaan. Dua orang yang ada dalam catatan memori saya itu adalah Wali Kota Surakarta Bapak Joko Widodo, dan Juga Menteri BUMN Bapak Dahlan Iskan. Keduanya mampu bekerja dengan sangat baik pada bidangnya. dan yang jelas bukti nyatanya sudah jelas terlihat. datanglah saat ini ke kota Surakarta atau Solo, Bandingkan antara tahun 2004 sebelum Bapak Jokowi (panggilan akrab Joko Widodo) menjabat dan saat ini. dan juga kinerja Bapak Dahlan Iskan waktu menjadi Direktur PLN, sebelum beliau menjabat, Listrik sering byar-pet. namun saat ini hampir jarang sekali Listrik mati. dari kedua pemimpin yang saya sampaikan ini keduanya sama-sama mau turun ke bawah langsung melihat rakyat bawah, tanpa protokoler, bagaimana Bapak Jokowi dolan ke pasar-pasar tradisional, bagaimana dia menyapa masyarakat kaki lima, bahkan sangat selektif dalam mencari investor bagi kota solo, terbukti menolak investor kakap yang akan bangun mall dan malah memilih investor2 kecil dari rakyat kebanyakan, yang notabene lebih memberdayakan masyarakat kecil. Lalu bagaimana Bapak Dahlan Iskan, ketika awal menjadi menteri BUMN, langsung melihat dan merasakan sendiri salah satu layanan publik KRL, yang merupakan salah satu BUMN dibawah kementriannya. Inilah pemimpin-peminpin yang tidak hanya ongkang2 di kursi empuknya. Indonesia memerlukan pemimpin yang bisa merasakan penderitaan rakyat kecil. Saya jadi ingat cerita saat Pemimpin jaman dahulu Bapak Umar Bin Khottob, yang seringkali jalan-jalan tanpa protokoler melihat derita rakyatnya, bahkan Bapak Umar ini memanggulkan gandum untuk diberikan kepada rakyatnya yang kelaparan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya tidak dalam rangka berkampanye untuk menjadikan Bapak Dahlan Iskan sebagai Presiden RI ataupun Bapak Joko Widodo menjadi Gubernur DKI. namun saya hanya ingin menyampaikan bahwa Indonesia butuh peminpin yang memiliki integritas tinggi terhadap derita rakyatnya, pemimpin yang tidak menjadikan jabatannya sebagai ajang mencari uang, atau popularitas tapi seorang pemimpin yang menginginkan kemajuan, dan kesejarteraan bagi rakyatnya. karena pekerjaannya tersebut merupakan Ibadah yang mulia.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8352443824692811611-6333043854302732042?l=sholdip.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sholdip.blogspot.com/feeds/6333043854302732042/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://sholdip.blogspot.com/2011/12/indonesia.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8352443824692811611/posts/default/6333043854302732042'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8352443824692811611/posts/default/6333043854302732042'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sholdip.blogspot.com/2011/12/indonesia.html' title='Berharap untuk Indonesia'/><author><name>Admin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01442580013400373448</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8352443824692811611.post-1844666006340044936</id><published>2011-01-07T22:20:00.001+07:00</published><updated>2011-01-07T22:21:22.718+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Sosial'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Cerita motivasi'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='emas'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pengalaman hidup'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='ikhlash'/><title type='text'>Cerita perjalanan sebuah web</title><content type='html'>&lt;m:smallfrac m:val="off"&gt;    &lt;m:dispdef&gt;    &lt;m:lmargin m:val="0"&gt;    &lt;m:rmargin m:val="0"&gt;    &lt;m:defjc m:val="centerGroup"&gt;    &lt;m:wrapindent m:val="1440"&gt;    &lt;m:intlim m:val="subSup"&gt;    &lt;m:narylim m:val="undOvr"&gt;   &lt;/m:narylim&gt;&lt;/m:intlim&gt; &lt;/m:wrapindent&gt;&lt;/m:defjc&gt;&lt;/m:rmargin&gt;&lt;/m:lmargin&gt;&lt;/m:dispdef&gt;&lt;/m:smallfrac&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Sudah sekitar setahun Website Mahir Berinvestasi Emas ini mengudara di hadapan pembaca sekalian. Barangkali saya ingin berbagi yang mudah-mudahan ada manfaatnya. Bagaimana sebuah hobi dan juga keinginan yang di jalani dengan suka cita akhirnya berkembang menjadi lahan bisnis yang bisa dipakai untuk menambah pembelian bumbu dapur di rumah.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Di mulai &amp;nbsp;ketika awal &amp;nbsp;2007 saya turut serta meramaikan bisnis valas online, yang biasa di kenal dengan &lt;b&gt;&lt;i&gt;forex trading&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;.&amp;nbsp; Waktu itu belum sesemarak tahun ini, karena untuk akses internet masih terbilang cukup mahal dibandingkan saat sekarang. Dan juga belum banyak yang membahas tentang bisnis ini. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Untuk memulai bisnis ini sebagai seorang Muslim sebenarnya saya agak ragu tentang kehalalan bisnis semacam ini, lalu saya bertanya sana-sini , terutama kepada orang yang berkompeten. Setelah sekitar sebulan mencari-cari, &amp;nbsp;saya memutuskan bahwa bisnis ini halal. Namun masih ada sebersit&amp;nbsp; keraguan dalam hati. Walaupun akhirnya saya terjun di dalamnya. Karena setelah shalat istikharahpun (minta petunjuk) belum dapat petunjuknya.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Untuk memahami bisnis model baru ini saya banyak berburu buku2 tentang forex trading, yang waktu itu masih langka dan juga googling hampir setiap hari. Saya banyak mempelajari analisa Fundamental untuk mengetahui ekonomi sebuah Negara maupun analisa teknikal dengan mempelajari chart. Dan Bahkan saya sempatkan membeli sebuah software seharga lebih dari 10gram LM untuk analisa teknikal, yang setelah saya mengetahuinya ternyata software copian seperti itu mustinya tidak semahal&amp;nbsp; itu, 1gram juga sudah kemahalan. &amp;nbsp;Jadi Sobat mesti hati-hati ya… kalau lagi antusias atau menggebu dalam melakukan sesuatu&amp;nbsp; musti dipikir2 dulu jangan sampai di manfaatkan orang dan menyesal kemudian. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Tahun 2008 keraguan tentang kehalalan bisnis forex online yang saya jalani terus membuat saya berpikir, bagaimana bisnis ini dikatakan halal ya ?. kalau hari ini saya bisa untung 5juta dan besok rugi 8juta, lusa untung 4juta berikutnya rugi atau untung lagi hanya dengan memasang posisi “buy” atau “sell”. Kok seperti memasang taruhan di meja judi. &amp;nbsp;Akhirnya saya memutuskan untuk berhenti dari bisnis forex online tersebut. Bahkan saya sempat tanyakan juga ke 2 teman&amp;nbsp; saya yang Christian, bukan dalam rangka mencari fatwa, namun lebih kea rah bagaimana pandangan hal ini pada Agama lain dan kebetulan yang satunya adalah Sarjana Theology,&amp;nbsp; dengan spontan dia menjawa “haram”.&amp;nbsp; Menurut dia lagi, namun bisa halal dengan catatan saya ambil untungnya dikit (seperti ambil gaji) dan lainnya diserahkan ke orang2 yang membutuhkan, semisal&amp;nbsp; fakir miskin. Saya hanya tersenyum. Karena bagi saya sedikitpun jika haram ya tetap haram. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Dari pelajaran dalam forex online inilah saya menjadi “ngeh” tentang emas, logam mulia yang satu inilah uang yang&amp;nbsp; sebenar-benarnya. Karena sudah terbukti sepanjang 5000 tahun peradaban manusia. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Dan mulailah saya menulis artikel tentang emas di facebook, juga membuat Grup tentang Investasi Emas, yang sekarang namanya Mahir Berinvestasi Emas, ada &lt;a href="http://www.facebook.com/pages/MANASIK-HAJI/223764793404#%21/group.php?gid=162966369907"&gt;grup 1&lt;/a&gt; dan &lt;a href="http://www.facebook.com/pages/MANASIK-HAJI/223764793404#%21/group.php?gid=170579403890"&gt;grup 2&lt;/a&gt;. Saat itu saya banyak di support oleh sohib saya &lt;/span&gt;&lt;a href="http://www.facebook.com/home.php?#%21/oecoen"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;AA Dadi Hermana&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;, dan juga sobat &lt;/span&gt;&lt;a href="http://www.facebook.com/home.php?#%21/profile.php?id=1416303964"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Ko bing&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt; dan juga &lt;/span&gt;&lt;a href="http://www.facebook.com/home.php?#%21/Dre.Manis"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Michael Hasiholan&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;, yang sering bertukar pikiran tentang emas ataupun Grup yang saya buat. Hanya sayangnya pada September &amp;nbsp;2009, akun facebook saya yang pertama kali saya buat dengan email sholehdipraja[at]yahoo[dot]co.id sudah di non aktifkan oleh admin facebook dengan alasan yang&amp;nbsp; tidak jelas. Padahal saat itu saya &lt;i&gt;amat sangat semangat banget&lt;/i&gt; dalam memperkenalkan emas ke teman2. Waktu itu saya menganggapnya teguran dari Allah, agar semangat saya dalam memperkenalkan emas ke teman-teman di stop dulu dan berkonsentrasi untuk mempersiapkan menunaikan rukun islam yang ke-5 beribadah &lt;/span&gt;&lt;a href="http://www.facebook.com/home.php?#%21/pages/MANASIK-HAJI/223764793404"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Haji&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt; ke tanah Suci. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Sepulang beribadah Haji, Pada awal Jan 2010 mulailah saya menulis di wordpress yang tulisan awalnya pada &lt;/span&gt;&lt;a href="http://emasindonesia.wordpress.com/2010/01/04/nge-press/"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;4 Jan 2010&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt; , dan pada 30 Jan 2010 dengan &lt;/span&gt;&lt;a href="http://www.mahirberinvestasi.com/"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;www.mahirberinvestasi.com&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;, yang sewa domainnya akan berakhir pada 30 Jan 2011 ini dan tidak saya perpanjang karena sudah dipindahkan ke &lt;/span&gt;&lt;a href="http://www.mbemas.com/"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;www.mbemas.com&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt; ini.&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Ada 2 sobat baik saya &lt;/span&gt;&lt;a href="http://www.facebook.com/home.php?#%21/profile.php?id=1050114606"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Mas Dahono&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt; dan &lt;/span&gt;&lt;a href="http://www.facebook.com/home.php?#%21/arif.wibowo.90"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Mas Arif&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt; yang mendorong saya agar membuat sebuah buku. Bahkan Mas Arif sempat bersilaturrahmi ke rumah saya untuk mewujudkan buku tentang emas tersebut.&amp;nbsp; Untuk mewujudkan pembuatan sebuah buku saya mulai mencari bahan ke toko-toko buku, googling ataupun survey ke toko-toko&amp;nbsp; emas, pegadaian, pegadaian syariah , bank-bank syariah, Antam dan juga pengalaman saya dalam menjalankan forex trading. Walaupun hingga saat ini buku itu belum terwujud namun buku dalam bentuk elektronik sudah mulai saya buat pada &lt;/span&gt;&lt;a href="http://emasindonesia.wordpress.com/2010/05/06/mahir-berinvestasi-emas/"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;May 2010&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;. Justru dengan e-book, buku yang saya buat bisa sangat customize dan disesuaikan dengan karakter pemesannya. Karena sebelum saya buat terlebih dulu saya mengirimkan quisioner&amp;nbsp; &lt;i&gt;life behavior&lt;/i&gt; / kebiasaan prilaku dalam hidup untuk saya sesuaikan dalam memilih investasi dan persentase investasi dalam emas. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Alhamdulillah Saat&amp;nbsp; launching di web puluhan Sobat langsung memesan ebook Mahir Berinvestasi Emas ini, yang biasa saya singkat &lt;/span&gt;&lt;a href="http://www.mbemas.com/p/mahir-berinvestasi-emas.html"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;MBE&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Seiring dengan perjalanan waktu, Beberapa Sobat yang ingin berinvestasi emas dan tidak terjangkau oleh layanan ANTAM bertanya kepada saya dimana bisa mendapatkan emas batangan atau biasa disebut LM. Akhirnya melalui web ini pula saya menampilkan &lt;/span&gt;&lt;a href="http://www.mbemas.com/p/toko-emas-online.html"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Toko LM Online&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt; dan Alhamdulillah walaupun belum saling kenal namun mereka mempercayai kami dengan mentransfer uang terlebih dahulu, kemudian saya mengirimkan LM yang mereka beli. Bahkan ada yang sangat mempercayai kami dengan mengirimkan uang lebih dari 40juta untuk membeli 100gram LM. Sungguh suatu kepercayaan yang harus kami hargai dengan pelayanan setulus hati. Dan syukur Alhamdulillah pula kalau hingga saat ini kami sudah melayani&amp;nbsp; mulai dari 1gram hingga 100gram, yang kalau di jumlah sudah mencapai 1053,5gram yang tersebar di Pulau Sumatera dan Jawa, Pulau lain masih sebatas membeli ebook MBE, mungkin di masa mendatang akan ada juga di database kami.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Untuk mengurusi Web ini, ataupun membuat artikel, saya hanya memakai waktu-waktu senggang di sela pekerjaan rutin saya sebagai seorang trainer di sebuah perusahaan Farmasi &amp;nbsp;Multinational, namun tentunya di bantu oleh &lt;a href="http://www.facebook.com/pages/MANASIK-HAJI/223764793404#%21/wismasari"&gt;Istri&lt;/a&gt; saya dalam melayani pelanggan, ataupun adik-adik saya, &lt;a href="http://www.facebook.com/pages/MANASIK-HAJI/223764793404#%21/iyan.kamal"&gt;yan kamal&lt;/a&gt; &amp;nbsp;membuatkan &amp;nbsp;layout ebook , pun &lt;a href="http://www.facebook.com/pages/MANASIK-HAJI/223764793404#%21/thoriq.romadhon"&gt;Thoriq ramadhan&lt;/a&gt; turut &lt;i&gt;nguprek&lt;/i&gt; web. &amp;nbsp;Dengan kerja bersama tentulah menjadi ringan melangkah.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Many thanks to All Our Friends and customers &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8352443824692811611-1844666006340044936?l=sholdip.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sholdip.blogspot.com/feeds/1844666006340044936/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://sholdip.blogspot.com/2011/01/cerita-perjalanan-sebuah-web.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8352443824692811611/posts/default/1844666006340044936'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8352443824692811611/posts/default/1844666006340044936'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sholdip.blogspot.com/2011/01/cerita-perjalanan-sebuah-web.html' title='Cerita perjalanan sebuah web'/><author><name>Admin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01442580013400373448</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8352443824692811611.post-7972421850165879742</id><published>2011-01-01T18:08:00.002+07:00</published><updated>2011-01-01T18:14:19.290+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Sosial'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='ikhlash'/><title type='text'>Leaving A Legacy</title><content type='html'>Leaving A Legacy&lt;br /&gt;by Arvan Pradiansyah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tiga orang tukang batu nampak begitu sibuk. Mereka semua sedang menyusun batu bata ketika seseorang datang mendekati mereka dan menanyakan apa yang sedang mereka kerjakan. Tukang batu pertama yang dari tadi nampak mengomel menjawab dengan kesal, Apa kamu tak lihat, saya sedang sibuk menyusun batu bata’ Tukang batu kedua berdesah, ’Saya sedang mencari nafkah untuk hidup’. Anehnya tukang batu ketiga justru bersiul-siul. Wajahnya pun nampak berseri-seri. ’Saya sedang membangun mesjid ‘ katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cerita sederhana mengenai tukang batu di atas sebenarnya dapat juga mewakili apa yang terjadi di tempat kerja. Ada karyawan yang setiap hari tak pernah berhenti mengeluh. Ia merasakan pekerjaannya sebagai sesuatu yang rutin dan membosankan. Orang ini gagal menemukan makna dibalik pekerjaannya. Orang kedua sudah mulai dapat melihat makna pekerjaannya, tetapi semuanya itu hanya untuk memenuhi kebutuhannya sekarang ini. Orang ketiga begitu bersemangat karena ia merasakan makna pekerjaannya yang jauh lebih besar dari sekedar kegiatan fisiknya. Ia sadar bahwa hasil pekerjaannya bukanlah sekedar untuk dinikmati di masa sekarang, tetapi untuk masa-masa mendatang, bahkan setelah ia meninggalkan dunia yang fana ini. Inilah yang disebut leaving a legacy (meninggalkan warisan).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Leaving a Legacy merupakan kebutuhan manusia yang tertinggi setelah kebutuhan fisik (to live), kebutuhan sosial emosional (to love) dan kebutuhan mental (to learn). Inilah kebutuhan untuk menemukan makna di balik apa yang kita lakukan sekarang. Lihatlah pekerjaan Anda. Apa maknanya bagi Anda? Kalau yang Anda cari hanyalah aspek fisiknya yaitu sekedar mencari nafkah, berarti Anda baru ada di tingkat pertama yaitu : to live. Namun banyak juga orang yang bekerja bukan semata-mata karena uang, tetapi karena membutuhkan lingkungan bergaul dan bersosialisasi. Kalau itu yang terjadi pada Anda, Anda sudah berada di tingkat kedua yaitu : to love.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagi Anda yang tergolong high achiever, pekerjaan yang baik bukanlah yang sekedar memberikan penghasilan dan sosialisasi yang memadai. Pekerjaan tersebut juga harus memberikan tantangan dan kesempatan untuk terus belajar. Menurut Herzberg, penghasilan yang memadai dan lingkungan kerja yang menyenangkan saja belum akan mendatangkan kepuasan kerja (job satisfaction). Kedua hal tersebut hanya akan menghindarkan Anda dari ketidakpuasan kerja (job dissatisfaction). Anda tak akan mendapatkan kepuasan kerja bila Anda hanya melakukan sesuatu yang rutin dan mudah. Anda membutuhkan tantangan karena hanya dengan tantangan inilah Anda dapat terus maju dan berkembang. Inilah tingkatan ketiga yaitu : to learn.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tingkatan yang keempat yaitu to leave a legacy (meninggalkan warisan) berada di atas itu semua. Anda bekerja karena pekerjaan Anda tersebut memberikan sumbangan (kontribusi) kepada orang lain. Anda menjual barang dan jasa karena hal itu dapat meningkatkan kualitas hidup orang lain: membuat mereka menjadi lebih baik, lebih produktif, lebih sukses, lebih bahagia, lebih maju dan seterusnya. Apapun yang Anda lakukan senantiasa dimaknai dalam konteks membantu orang lain untuk sukses.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tingkatan keempat inilah yang akan begitu menggairahkan kita untuk bekerja. Inilah yang akan memberikan kepuasan kerja yang tak ada taranya. Inilah yang akan membuat keberadaan Anda di dunia ini jauh lebih lama melebihi usia yang mungkin diberikan Tuhan kepada Anda. Inilah tabungan-tabungan kebaikan yang akan terus mengalir kepada Anda sekalipun Anda telah meninggalkan dunia yang fana ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lantas, pekerjaan macam apa yang dapat membuat Anda mencapai tingkatan keempat ini? Jawabnya, semua jenis pekerjaan yang baik, asalkan dilakukan dengan tulus dan ikhlas. Pekerjaan tersebut memang masih tetap sama secara fisik, tetapi dengan niat yang tulus makna pekerjaan ini sekarang telah jauh melampaui bentuk fisiknya. Sebuah pekerjaan sederhana seperti tukang sapu memang hanya bermakna fisik bila  dilakukan sekedar untuk memindahkan sampah dari satu tempat ke tempat lain, tetapi pekerjaan itu akan bermakna spiritual kalau diniatkan untuk menciptakan suasana kerja yang bersih yang menimbulkan semangat dan kegairahan semua orang untuk mencapai produktivitas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seorang pengarang Lord Hallifax pernah mengatakan, Service is the rent that we pay for our room on earth. Pelayanan adalah harga yang harus kita bayar untuk tempat kita di bumi. Ada cerita menarik mengenai seorang kakek yang sudah tua dan renta yang sedang menanam pohon mangga. Melihat hal itu tetangganya keheranan dan bertanya, ‘Apakah Bapak berharap dapat makan buah mangga dari pohon ini?’&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Si kakek menjawab, ’Memang tak mungkin, mengingat umurku sekarang ini. Tapi saya telah menikmati banyak buah mangga yang ditanam orang lain. Saya hanya mencoba untuk membalas budi dengan memberikan sesuatu kepada generasi yang akan datang.’&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada banyak pekerjaan yang memberikan manfaat kepada orang lain melebihi umur kita sendiri bahkan melampaui kendala ruang dan waktu. Seorang penemu listrik misalnya, telah membawa kesejahteraan bagi umat manusia sedunia sampai sekarang ini dan di masa depan. Seorang penemu roda telah memudahkan hidup begitu banyak manusia. Semua penemu benda-benda yang telah memudahkan hidup manusia ini masih terus memberikan manfaat kepada dunia sekalipun mereka telah lama tiada.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Para ilmuwan, para guru, para penulis buku, mereka punya peluang untuk hidup lebih lama daripada usia mereka sendiri. Selama masih ada orang yang mengamalkan ilmu mereka yang mungkin dapat diwariskan dari generasi ke generasi, selama masih ada orang yang menjadi lebih baik, lebih sabar dan lebih arif karena membaca karya-karya mereka, selama itu pula tabungan-tabungan kebaikan itu akan mengalir kepada mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitu juga seorang seniman, musisi, penyanyi, pemain drama, dan lain-lain. Kalau mereka dapat menciptakan musik-musik yang menggugah orang untuk melakukan kebaikan, menghibur orang ke arah yang positif, mengingatkan orang akan Tuhan dan sebagainya, mereka akan terus mendapatkan ’deposito kebaikan’ yang melampaui ruang dan waktu. Seorang ibu yang sederhanapun dapat memberikan sumbangan yang tak ternilai kepada dunia berupa putra-putri yang baik yang selalu mengajak orang untuk berbuat kebaikan, dan pada saatnya nanti akan melahirkan generasi penerus yang baik. Tabungan kebaikan si ibu ini akan terus mengalir dari generasi ke generasi melampaui kendala ruang dan waktu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kualitas kita bukanlah ditentukan oleh lamanya kita hidup, bukan pula oleh pangkat dan posisi kita, tetapi oleh manfaat yang kita berikan kepada dunia. Orang yang terbaik adalah orang yang paling banyak memberikan manfaat kepada orang lain. ‘The Best of You is The Most Advantageous One.’ Inilah kriteria orang yang sukses. Ukuran kesuksesan bukanlah ketika kita hidup, melainkan ketika kita telah meninggalkan dunia yang fana ini.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8352443824692811611-7972421850165879742?l=sholdip.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sholdip.blogspot.com/feeds/7972421850165879742/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://sholdip.blogspot.com/2011/01/leaving-legacy.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8352443824692811611/posts/default/7972421850165879742'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8352443824692811611/posts/default/7972421850165879742'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sholdip.blogspot.com/2011/01/leaving-legacy.html' title='Leaving A Legacy'/><author><name>Admin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01442580013400373448</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8352443824692811611.post-1854252156768998031</id><published>2010-11-24T17:48:00.001+07:00</published><updated>2011-01-01T18:20:36.290+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Cerita motivasi'/><title type='text'>Pohon</title><content type='html'>&lt;div class="Section1"&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Dalam sebuah perjalanan seorang ayah dengan puteranya, sebatang pohon kayu nan tinggi ternyata menjadi hal yang menarik untuk mereka simak. Keduanya pun berhenti di bawah rindangnya pohon tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Anakku,” ucap sang ayah tiba-tiba. Anak usia belasan tahun ini pun menatap lekat ayahnya. Dengan sapaan seperti itu, sang anak paham kalau ayahnya akan mengucapkan sesuatu yang serius.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Adakah pelajaran yang bisa kau sampaikan dari sebuah pohon?” lanjut sang ayah sambil tangan kanannya meraih batang pohon di dekatnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Menurutku, pohon bisa jadi tempat berteduh yang nyaman, penyimpan air yang bersih dari kotoran, dan penyeimbang kesejukan udara,” jawab sang anak sambil matanya menanti sebuah kepastian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Bagus,” jawab spontan sang ayah. “Tapi, ada hal lain yang menarik untuk kita simak dari sebuah pohon,” tambah sang ayah sambil tiba-tiba wajahnya mendongak ke ujung dahan yang paling atas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Perhatikan ujung pepohonan yang kamu lihat. Semuanya tegak lurus ke arah yang sama. Walaupun ia berada di tanah yang miring, pohon akan memaksa dirinya untuk tetap lurus menatap cahaya,” jelas sang ayah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Anakku,” ucap sang ayah sambil tiba-tiba tangan kanannya meraih punggung puteranya. “Jadikan dirimu seperti pohon, walau keadaan apa pun, tetap lurus mengikuti cahaya kebenaran,” ungkap sang ayah begitu berkesan.**&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keadaan tanah kehidupan yang kita pijak saat ini, kadang tidak berada pada hamparan luas nan datar. Selalu saja ada keadaan tidak seperti yang kita inginkan. Ada tebing nan curam, ada tanjakan yang melelahkan, ada turunan landai yang melenakan, dan ada lubang-lubang yang muncul di luar dugaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pepohonan, seperti yang diucapkan sang ayah kepada puteranya, selalu memposisikan diri pada kekokohan untuk selalu tegak lurus mengikuti sumber cahaya kebenaran. Walaupun berada di tebing ancaman, tanjakan hambatan, turunan godaan, dan lubang jebakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Jadikan dirimu seperti pohon, walau keadaan apa pun, tetap lurus mengikuti cahaya kebenaran.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;eramuslim.com&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8352443824692811611-1854252156768998031?l=sholdip.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sholdip.blogspot.com/feeds/1854252156768998031/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://sholdip.blogspot.com/2010/11/pohon.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8352443824692811611/posts/default/1854252156768998031'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8352443824692811611/posts/default/1854252156768998031'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sholdip.blogspot.com/2010/11/pohon.html' title='Pohon'/><author><name>Admin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01442580013400373448</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8352443824692811611.post-8502112329179503604</id><published>2010-11-24T17:39:00.001+07:00</published><updated>2011-01-01T18:20:54.489+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Cerita motivasi'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pengalaman hidup'/><title type='text'>Aku  Miskin</title><content type='html'>&lt;div class="Section1"&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Suatu hari, seorang ayah dari keluarga yang sangat kaya membawa anaknya bepergian ke suatu daerah yang sebagian besar penduduknya hidup dari hasil pertanian. Ia bermaksud untuk mengajarkan bagaimana kehidupan yang selama ini mereka kenyam dengan membandingkan kehidupan orang-orang yang miskin. Mereka menghabiskan waktu berhari-hari di sebuah tanah pertanian milik keluarga yang terlihat sangat miskin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sepulang dari perjalanan tersebut, sang Ayah bertanya kepada anaknya, "Bagaimana perjalanan tadi?"&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;"Sungguh luar biasa, Pa." Jawab si Anak yang masih terkesan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Kamu lihat kan bagaimana kehidupan mereka yang miskin?" tanya sang&lt;br /&gt;Ayah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Iya Pa," jawabnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Jadi, apa yang dapat kamu pelajari dari perjalanan ini?" tanya Ayahnya lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Si Anak menjawab, "Saya melihat kenyataan bahwa kita mempunyai seekor anjing, sedangkan mereka memiliki empat ekor. Kita punya sebuah kolam yang panjangnya hanya sampai ke tengah-tengah taman, sedangkan mereka memiliki sungai yang tak terhingga panjangnya. Kita memasang lampu taman yang dibeli dari luar negeri, sedangkan mereka memiliki bintang-bintang di langit untuk menerangi taman mereka. Beranda rumah kita lebarnya hanya mencapai halaman depan, sedangkan milik mereka seluas horison. Kita tinggal dan hidup di tanah yang sempit, sedangkan mereka mempunyai tanah sejauh mata memandang. Setiap kebutuhan kita hanya mampu dilayani pelayan yang kita miliki, tetapi mereka mampu melayani diri mereka sendiri. Kita membeli makanan yang akan kita makan, tetapi mereka bisa menanam sendiri. Kita mempunyai dinding indah yang melindungi diri kita dan mereka memiliki teman-teman untuk menjaga kehidupan mereka."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mendengar cerita tersebut, sang Ayah tersenyum dan memandang wajah anaknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian si Anak melanjutkan, "Terima kasih Pa, akhirnya aku tahu betapa miskinnya diri kita."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sahabat, terkadang kekurangan yang dimiliki seseorang merupakan anugrah bagi orang lain. Terlalu sering kita melupakan apa yang kita miliki dan hanya berkonsentrasi terhadap apa yang tidak kita miliki. Semua kembali pada perspektif secara pribadi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pikirkanlah apa yang akan terjadi jika kita semua bersyukur kepada Tuhan atas anugrah yang telah disediakan oleh-Nya bagi kita daripada kuatir untuk meminta lebih lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(A. &amp;nbsp;Husin)&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8352443824692811611-8502112329179503604?l=sholdip.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sholdip.blogspot.com/feeds/8502112329179503604/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://sholdip.blogspot.com/2010/11/aku-miskin.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8352443824692811611/posts/default/8502112329179503604'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8352443824692811611/posts/default/8502112329179503604'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sholdip.blogspot.com/2010/11/aku-miskin.html' title='Aku  Miskin'/><author><name>Admin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01442580013400373448</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8352443824692811611.post-7666597056443096141</id><published>2010-11-21T18:34:00.002+07:00</published><updated>2011-01-01T18:21:17.824+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Cerita motivasi'/><title type='text'>Hanya Koin Penyok</title><content type='html'>&lt;div class="Section1"&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span class="apple-style-span"&gt;&lt;span style="color: #333333; font-family: &amp;quot;Tahoma&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; font-size: 10pt;"&gt;Alkisah, seorang lelaki keluar dari pekarangan rumahnya, berjalan tak tentu arah dengan rasa putus asa. Sudah cukup lama ia menganggur. Kondisi finansial keluarganya morat-marit. Sementara para tetangganya sibuk memenuhi rumah dengan barang-barang mewah, ia masih bergelut memikirkan cara memenuhi kebutuhan pokok keluarganya sandang dan pangan.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: #333333; font-family: &amp;quot;Tahoma&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; font-size: 10pt;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="apple-style-span"&gt;Anak-anaknya sudah lama tak dibelikan pakaian, istrinya sering marah-marah karena tak dapat membeli barang-barang rumah tangga yang layak. Laki-laki itu sudah tak tahan dengan kondisi ini, dan ia tidak yakin bahwa perjalanannya kali inipun akan membawa keberuntungan, yakni mendapatkan pekerjaan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="apple-style-span"&gt;Ketika laki-laki itu tengah menyusuri jalanan sepi, tiba-tiba kakinya&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="apple-style-span"&gt;terantuk sesuatu. Karena merasa penasaran ia membungkuk dan mengambilnya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="apple-style-span"&gt;“Uh, hanya sebuah koin kuno yang sudah penyok-penyok,” gerutunya kecewa. Meskipun begitu ia membawa koin itu ke sebuah bank.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="apple-style-span"&gt;“Sebaiknya koin in Bapak bawa saja ke kolektor uang kuno,” kata teller itu memberi saran. Lelaki itu pun mengikuti anjuran si Teller, membawa koinnya ke kolektor. Beruntung sekali, si Kolektor menghargai koin itu senilai 30 dollar.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="apple-style-span"&gt;Begitu senangnya, lelaki tersebut mulai memikirkan apa yang akan dia lakukan dengan rejeki nomplok ini. Ketika melewati sebuah toko perkakas, dilihatnya beberapa lembar kayu sedang diobral. Dia bisa membuatkan beberapa rak untuk istrinya karena istrinya pernah berkata mereka tak punya tempat untuk menyimpan jambangan dan stoples. Sesudah membeli kayu seharga 30 dollar, dia memanggul kayu tersebut dan beranjak pulang.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="apple-style-span"&gt;Di tengah perjalanan dia melewati bengkel seorang pembuat mebel. Mata&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="apple-style-span"&gt;pemilik bengkel sudah terlatih melihat kayu yang dipanggul lelaki itu.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="apple-style-span"&gt;Kayunya indah, warnanya bagus, dan mutunya terkenal. Kebetulan pada waktu itu ada pesanan mebel. Dia menawarkan uang sejumlah 100 dollar kepada lelaki itu. Terlihat ragu-ragu di mata laki-laki itu, namun pengrajin itu meyakinkannya dan dapat menawarkannya mebel yang sudah jadi agar dipilih lelaki itu. Kebetulan di sana ada lemari yang pasti disukai istrinya. Dia menukar kayu tersebut dan meminjam sebuah gerobak untuk membawa lemari itu. Dia pun segera membawanya pulang.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="apple-style-span"&gt;Di tengah perjalanan dia melewati perumahan baru. Seorang wanita yang sedang mendekorasi rumah barunya melongok keluar jendela dan melihat lelaki itu mendorong gerobak berisi lemari yang indah. Si wanita terpikat dan menawar dengan harga 200 dollar. Ketika lelaki itu nampak ragu-ragu, si wanita menaikkan tawarannya menjadi 250 dollar. Lelaki itupun setuju. Kemudian mengembalikan gerobak ke pengrajin dan beranjak pulang.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="apple-style-span"&gt;Di pintu desa dia berhenti sejenak dan ingin memastikan uang yang ia terima. Ia merogoh sakunya dan menghitung lembaran bernilai 250 dollar. Pada saat itu seorang perampok keluar dari semak-semak, mengacungkan belati, merampas uang itu, lalu kabur.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="apple-style-span"&gt;Istri si lelaki kebetulan melihat dan berlari mendekati suaminya seraya berkata, “Apa yang terjadi? Engkau baik saja kan? Apa yang diambil oleh perampok tadi?”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="apple-style-span"&gt;Lelaki itu mengangkat bahunya dan berkata, “Oh, bukan apa-apa. Hanya sebuah koin penyok yang kutemukan tadi pagi”.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="apple-style-span"&gt;(adaptasi dari The Healing Stories karya GW Burns.)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="apple-style-span"&gt;~~~&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="apple-style-span"&gt;Sahabat, Bila Kita sadar kita tak pernah memiliki apapun, kenapa harus tenggelam dalam kepedihan yang berlebihan? pahamilah makna "Innalillahi, wainna ilaihi roji'un.." : Sesungguhnya kita ini milik Allah, dan sesungguhnya kepada-Nyalah kita kembali...&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="apple-style-span"&gt;Ya, semuanya hanya titipan... dan saya yakin, keluhan-keluhan dan ratapan-ratapan yang berlebihan kita, tidak akan mengembalikan milik kita yang telah hilang...., jadi bersedihlah secukupnya, dan ikhlaskan... Hak-Nya untuk menarik kembali, sesuatu yang telah Ia titipkan kepada kita...&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="apple-style-span"&gt;Trimakasih telah membaca.... Salam Motivasi Selalu....&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span class="apple-style-span"&gt;&lt;span style="color: #333333; font-family: &amp;quot;Tahoma&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; font-size: 10pt;"&gt;From : Cerita Motivasi&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8352443824692811611-7666597056443096141?l=sholdip.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sholdip.blogspot.com/feeds/7666597056443096141/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://sholdip.blogspot.com/2010/11/hanya-koin-penyok.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8352443824692811611/posts/default/7666597056443096141'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8352443824692811611/posts/default/7666597056443096141'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sholdip.blogspot.com/2010/11/hanya-koin-penyok.html' title='Hanya Koin Penyok'/><author><name>Admin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01442580013400373448</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8352443824692811611.post-6205030570304516985</id><published>2010-10-28T07:08:00.004+07:00</published><updated>2011-01-01T18:19:50.238+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pengalaman hidup'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='ikhlash'/><title type='text'>Makna Perjalanan Haji</title><content type='html'>&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_eNVviyBgu4c/TMjBTno4V4I/AAAAAAAAAF0/aDUR7IdwYow/s1600/tenda+haji+arofah.jpg" onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}"&gt;&lt;img alt="" border="0" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5532884685026776962" src="http://1.bp.blogspot.com/_eNVviyBgu4c/TMjBTno4V4I/AAAAAAAAAF0/aDUR7IdwYow/s200/tenda+haji+arofah.jpg" style="cursor: pointer; float: left; height: 150px; margin: 0pt 10px 10px 0pt; width: 200px;" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Musim haji sudah dekat, dan bahkan calon haji Indonesia sudah banyak yang berangkat ke tanah suci. Sekali lagi Calon Haji memantapkan niatnya. Mantap dengan artian bersih dalam niat, perangkat dan perilaku jiwanya. Periksa kembali kehalalan uang yang digunakan untuk membiayai keberangkatannya. Pastikan pula jiwa mana yang Anda bawa. Jiwa yang hendak bertekuk lutut dan mengakui kehinaan di hadapan Alloh SWT, ataukah jiwa yang hendak ‘memperalat’ Alloh SWT demi status baru? Ataukah sekadar memperpanjang gelar yang disandang?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ibadah haji adalah ritual yang sarat dengan simbolisasi penuh makna. Dari diawali dengan niat di Miqat, tawaf mengelilingi ka’bah, sa’i di antara bukit Shafa dan Marwa, sampai dengan lempar jumroh. Hakikat dari ritual-ritual itulah yang coba diuraikan secara khas dan sangat thought-provoke oleh seorang cendekiawan Iran, (almarhum) Dr. Ali Syariati dalam bukunya yang telah diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia dengan judul Makna Haji. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika beribadah haji, kita menjawab panggilan Allah SWT. Untuk apa Allah memanggil kita? Pertama, menurut Ali Syariati, adalah untuk mengingatkan kembali akan hakikat kita sebagai manusia. Melalui tawaf, Allah mendemonstrasikan kepada kita cara kerja alam semesta. Bagaimana bumi, dan planet-planet di jagat raya ini berotasi dan mengelilingi orbitnya. Itu adalah sunnah-Nya. Semuanya harus mengikuti agar selamat sampai kepada-Nya. Bagai setetes air yang dijatuhkan ke dalam aliran sungai, ia pun akan menyatu mengikuti arusnya dan menjadi semakin besar hingga akhirnya bertemu dengan samudera. Tidak seperti setetes embun di atas sehelai daun yang akan segera hilang saat diterpa sinar mentari. Demikian juga manusia, jangan hanya memandang dari pinggiran sungai, leburkanlah dirimu dalam kafilah yang akan membawamu kepada-Nya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kedua, untuk mengingatkan kita agar waspada akan godaan iblis yang tidak akan pernah berhenti. Wajah iblis yang dari jaman ke jaman selalu berubah-ubah agar kita tak menyadarinya. Satu wajah yang menjelma menjadi tiga wajah alias tiga entitas alias trinitas, yakni Fir’aun (politik atau kekuasaan), Karun (harta dan ketamakan), serta Balam/Haman (intelektualitas).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Melalui kisah Nabi Adam as (alaihis salam), kita diingatkan bagaimana ketika ia lalai oleh bujuk rayu iblis, dan akhirnya harus turun dari surga serta terpisah dengan Hawa. Ia hidup sendiri dan terus bertobat hingga atas izin Allah ia pun dipertemukan kembali dengan Hawa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Juga melalui kisah keteladanan Nabi Ibrahim as. Ia hidup di rumah seorang pembuat berhala bernama Azar, di bawah kekuasaan raja Namrud yang lalim, serta beristrikan seorang perempuan aristokrat fanatik dan mandul Sarah. Ia lalu harus menikahi seorang budak berkulit hitam bernama Hajar (sehingga tidak akan membuat cemburu Sarah) dan memiliki seorang anak, Ismail. Allah menguji keimanannya dengan menyuruh mengorbankan putra satu-satunya itu. Dan begitulah, lagi-lagi setan terus menggodanya agar ia melarikan diri dari tugas tersebut. Dan melalui perjuangan yang sungguh berat, ia pun lulus dari ujian tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Intinya, penulis buku ini hendak menunjukkan kepada kita bahwa haji bukanlah sekadar prosesi lahiriah formal belaka, melainkan sebuah momen revolusi lahir dan batin untuk mencapai kesejatian diri sebagai manusia. Dengan kata lain, orang yang sudah berhaji haruslah menjadi manusia yang “tampil beda” (lebih lurus hidupnya) dibanding sebelumnya. Dan ini adalah kemestian. Kalau tidak, sesungguhnya kita hanyalah wisatawan yang berlibur ke tanah suci di musim haji. Tidak lebih!! &lt;br /&gt;Jika ada yang ingin mendownload perjalanan haji silakan klik &lt;a href="http://www.ziddu.com/download/11281168/PerjalananHaji.ppt.html"&gt;disini&lt;/a&gt; &lt;br /&gt;atau copy dan paste link berikut http://www.ziddu.com/download/11281168/PerjalananHaji.ppt.html&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8352443824692811611-6205030570304516985?l=sholdip.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sholdip.blogspot.com/feeds/6205030570304516985/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://sholdip.blogspot.com/2010/10/makna-perjalanan-haji.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8352443824692811611/posts/default/6205030570304516985'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8352443824692811611/posts/default/6205030570304516985'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sholdip.blogspot.com/2010/10/makna-perjalanan-haji.html' title='Makna Perjalanan Haji'/><author><name>Admin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01442580013400373448</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_eNVviyBgu4c/TMjBTno4V4I/AAAAAAAAAF0/aDUR7IdwYow/s72-c/tenda+haji+arofah.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8352443824692811611.post-1498969067342634006</id><published>2010-10-27T07:14:00.002+07:00</published><updated>2011-01-01T18:27:06.552+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Cerita motivasi'/><title type='text'>HINAAN MEMBAWA BERKAH</title><content type='html'>Suatu hari, anak muda ini mengantar penuh muatan berisi puluhan buku ke kantor berlantai 7 di suatu perguruan tinggi ; ketika dia memanggul buku-buku tersebut menunggu di lift, seorang satpam yang berusia 50-an menghampirinya dan berkata : “Lift ini untuk profesor dan dosen, lainnya tidak diperkenankan memakai lift ini, kau harus lewat tangga!”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anak muda memberian penjelasan pada satpam itu :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Saya hanya ingin mengantar buku semobil ini ke kantor lantai 7, ini kan buku pesanan kampus ini !”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun, dengan beringas satpam itu berkata :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Saya bilang tidak boleh ya tidak boleh, kau bukan profesor atau pun dosen, tidak boleh menggunakan lift ini!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kedua orang itu berdebat cukup lama di depan pintu lift, tapi, satpam tetap bersikeras tidak mau mengalah. Dalam benak anak muda itu berpikir, jika hendak mengangkut habis buku semobil penuh ini, paling tidak harus bolak-balik 20 kali lebih ke lantai 7, ini akan sangat melelahkan!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian, anak muda itu tidak dapat menahan lagi satpam yang menyusahkan ini, lantas begitu pikirannya terlintas, ia memindahkan tumpukan buku-buku itu ke sudut aula, kemudian pergi begitu saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah itu, anak muda menjelaskan peristiwa yang dialaminya kepada bos, dan bos bisa memakluminya,sekaligus juga mengajukan surat pengunduran diri pada bosnya, dan segera setelah itu ia pergi ke toko buku membeli bahan pelajaran sekolah SMU dan buku referensi, sambil meneteskan air mata ia bersumpah, saya harus bekerja keras, harus bisa lulus masuk ke perguruan tinggi, saya tidak akan membiarkan dilecehkan orang lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selama 6 bulan menjelang ujian, anak muda ini belajar selama 14 jam setiap hari, sebab ia sadar, waktunya sudah tidak banyak, ia tidak bisa lagi mundur, saat ia bermalas-malasan, dalam benaknya selalu terbayang akan hinaan security yang tidak mngizinkannya memakai lift, membayangkan diskriminasi ini, ia segera memacu semangatnya, dan melipatkan gandakan kerja kerasnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Belakangan, anak muda ini akhirnya berhasil lulus masuk ke salah satu lembaga ilmu kedokteran. Dan kini, selama 20 tahun lebih telah berlalu, sang anak muda akhirnya berhasil menjadi seorang dokter klinik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sang dokter merenung sejenak, ketika itu, jika bukan karena security yang sengaja mempersulitya, bagaimana mungkin ia menyeka air matanya dari hinaan itu, dan berdiri dengan berani ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia telah berhutang budi pada security yang menghinanya !&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8352443824692811611-1498969067342634006?l=sholdip.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sholdip.blogspot.com/feeds/1498969067342634006/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://sholdip.blogspot.com/2010/10/hinaan-membawa-berkah.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8352443824692811611/posts/default/1498969067342634006'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8352443824692811611/posts/default/1498969067342634006'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sholdip.blogspot.com/2010/10/hinaan-membawa-berkah.html' title='HINAAN MEMBAWA BERKAH'/><author><name>Admin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01442580013400373448</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8352443824692811611.post-6689684373487838827</id><published>2010-10-26T23:26:00.002+07:00</published><updated>2011-01-01T18:27:08.091+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Cerita motivasi'/><title type='text'>Tiga Orang Tamu</title><content type='html'>Suatu ketika, ada seorang wanita yang kembali pulang ke rumah dari perjalanannya keluar rumah, dan ia melihat ada 3 orang pria berjanggut yang duduk di halaman depan. Wanita itu tidak mengenal mereka semua.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wanita itu berkata dengan senyumnya yang khas: “Aku tidak mengenal Anda, tapi aku yakin Anda semua pasti orang baik-baik yang sedang lapar. Mari masuk ke dalam, aku pasti punya sesuatu untuk mengganjal perut”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pria berjanggut itu lalu balik bertanya, “Apakah suamimu sudah pulang?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wanita itu menjawab, “Belum, dia sedang keluar”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Oh kalau begitu, kami tak ingin masuk. Kami akan menunggu sampai suamimu kembali”, kata pria itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di waktu senja, saat keluarga itu berkumpul, sang isteri menceritakan semua kejadian tadi. Sang suami, awalnya bingung dengan kejadian ini, lalu ia berkata pada istrinya, “Sampaikan pada mereka, aku telah kembali, dan mereka semua boleh masuk untuk menikmati makan malam ini”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wanita itu kemudian keluar dan mengundang mereka untuk masuk ke dalam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Maaf, kami semua tak bisa masuk bersama-sama” , kata pria itu hampir bersamaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Lho, kenapa? tanya wanita itu karena merasa heran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salah seseorang pria itu berkata, “Nama dia Kekayaan,” katanya sambil menunjuk seorang pria berjanggut disebelahnya, “sedangkan yang ini bernama Kesuksesan, sambil memegang bahu pria berjanggut lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sedangkan aku sendiri bernama Kasih-Sayang.&lt;br /&gt;Sekarang, coba tanya kepada suamimu, siapa diantara kami yang boleh masuk kerumahmu.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wanita itu kembali masuk kedalam, dan memberitahu pesan pria di luar. Suaminya pun merasa heran. “Ohho…menyenangka n sekali. Baiklah, kalau begitu, coba kamu ajak si Kekayaan masuk ke dalam. Aku ingin rumah ini penuh dengan Kekayaan.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Istrinya tak setuju dengan pilihan itu. Ia bertanya, “sayangku, kenapa kita tak mengundang si Kesuksesan saja? Sebab sepertinya kita perlu dia untuk membantu keberhasilan panen ladang pertanian kita.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ternyata, anak mereka mendengarkan percakapan itu. Ia pun ikut mengusulkan siapa yang akan masuk ke dalam rumah. “Bukankah lebih baik jika kita mengajak si Kasih-sayang yang masuk ke dalam? Rumah kita ini akan nyaman dan penuh dengan kehangatan Kasih-sayang. ”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suami-istri itu setuju dengan pilihan buah hati mereka. “Baiklah, ajak masuk si Kasih-sayang ini ke dalam. Dan malam ini, Si Kasih-sayang menjadi teman santap malam kita.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wanita itu kembali ke luar, dan bertanya kepada 3 pria itu. “Siapa diantara Anda yang bernama Kasih-sayang? Ayo, silahkan masuk, Anda menjadi tamu kita malam ini.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Si Kasih-sayang berdiri, dan berjalan menuju beranda rumah. Ohho.. ternyata, kedua pria berjanggut lainnya pun ikut serta. Karena merasa ganjil, wanita itu bertanya kepada si Kekayaan dan si Kesuksesan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Aku hanya mengundang si Kasih-sayang yang masuk ke dalam, tapi kenapa kamu ikut juga?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kedua pria yang ditanya itu menjawab bersamaan. “Kalau Anda mengundang si Kekayaan, atau si Kesuksesan, maka yang lainnya akan tinggal di luar. Namun, karena Anda mengundang si Kasih-sayang, maka, kemana pun&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kasih sayang pergi, kami akan ikut selalu bersamanya. Dimana ada Kasih-sayang, maka kekayaan dan Kesuksesan juga akan ikut serta. Sebab, ketahuilah, sebenarnya kami berdua ini buta. Dan hanya si Kasih-sayang yang bisa melihat. Hanya dia yang bisa menunjukkan kita pada jalan kebaikan, kepada jalan yang lurus. Maka, kami butuh bimbingannya saat berjalan. Saat kami menjalani hidup ini.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(Author Unknown)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;~~~&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8352443824692811611-6689684373487838827?l=sholdip.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sholdip.blogspot.com/feeds/6689684373487838827/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://sholdip.blogspot.com/2010/10/tiga-orang-tamu.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8352443824692811611/posts/default/6689684373487838827'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8352443824692811611/posts/default/6689684373487838827'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sholdip.blogspot.com/2010/10/tiga-orang-tamu.html' title='Tiga Orang Tamu'/><author><name>Admin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01442580013400373448</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8352443824692811611.post-5754402785290626928</id><published>2010-10-26T23:21:00.001+07:00</published><updated>2011-01-01T18:17:47.569+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Cerita motivasi'/><title type='text'>Hidup Itu Sederhana</title><content type='html'>Ada seseorang saat melamar kerja, memungut sampah kertas di lantai ke dalam tong sampah,dan hal itu terlihat oleh peng-interview, dan dia mendapatkan pekerjaan tersebut.Ternyata untuk memperoleh penghargaan sangat mudah, cukup memelihara kebiasaan yang baik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;—- 000 —–&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada seorang anak menjadi murid di toko sepeda.Suatu saat ada seseorang yang mengantarkan sepeda rusak untuk diperbaiki di toko tsb.Selain memperbaiki sepeda tersebut, si anak ini juga membersihkan sepeda hingga bersih mengkilap.Murid-murid lain menertawakan perbuatannya.Keesokan hari setelah sang empunya sepeda mengambil sepedanya, si adik kecil ditarik/diambil kerja di tempatnya.Ternyata untuk menjadi orang yang berhasil sangat mudah, cukup punya inisiatif sedikit saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;—- 000 —–&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seorang anak berkata kepada ibunya: “Ibu hari ini sangat cantik.”Ibu menjawab: “Mengapa?”Anak menjawab: “Karena hari ini ibu sama sekali tidak marah-marah. ”Ternyata untuk memiliki kecantikan sangatlah mudah, hanya perlu tidak marah-marah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;—- 000 —–&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seorang petani menyuruh anaknya setiap hari bekerja giat di sawah.Temannya berkata: “Tidak perlu menyuruh anakmu bekerja keras, Tanamanmu tetap akan tumbuh dengan subur.”Petani menjawab: “Aku bukan sedang memupuk tanamanku, tapi aku sedang membina anakku.”Ternyata membina seorang anak sangat mudah, cukup membiarkan dia rajin bekerja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;—- 000 —–&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seorang pelatih bola berkata kepada muridnya:“Jika sebuah bola jatuh ke dalam rerumputan, bagaimana cara mencarinya?”Ada yang menjawab: “Cari mulai dari bagian tengah.”Ada pula yang menjawab: “Cari di rerumputan yang cekung ke dalam.”Dan ada yang menjawab: “Cari di rumput yang paling tinggi.”Pelatih memberikan jawaban yang paling tepat:“Setapak demi setapak cari dari ujung rumput sebelah sini hingga ke rumput sebelah sana.”Ternyata jalan menuju keberhasilan sangat gampang, cukup melakukan segala sesuatunyasetahap demi setahap secara berurutan, jangan meloncat-loncat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;—- 000 —–&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Katak yang tinggal di sawah berkata kepada katak yang tinggal di pinggir jalan:“Tempatmu terlalu berbahaya, tinggallah denganku.”Katak di pinggir jalan menjawab: “Aku sudah terbiasa, malas untuk pindah.”Beberapa hari kemudian katak “sawah” menjenguk katak “pinggir jalan”dan menemukan bahwa si katak sudah mati dilindas mobil yang lewat.Ternyata sangat mudah menggenggam nasib kita sendiri, cukup hindari kemalasan saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;—- 000 —–&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada segerombolan orang yang berjalan di padang pasir,semua berjalan dengan berat, sangat menderita,hanya satu orang yang berjalan dengan gembira.Ada yang bertanya: “Mengapa engkau begitu santai?”Dia menjawab sambil tertawa: “Karena barang bawaan saya sedikit.”Ternyata sangat mudah untuk memperoleh kegembiraan, cukup tidak serakah dan memilikisecukupnya saja."You are what you think about. Beware of your mind"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;—- 000 —–&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8352443824692811611-5754402785290626928?l=sholdip.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sholdip.blogspot.com/feeds/5754402785290626928/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://sholdip.blogspot.com/2010/10/hidup-itu-sederhana.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8352443824692811611/posts/default/5754402785290626928'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8352443824692811611/posts/default/5754402785290626928'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sholdip.blogspot.com/2010/10/hidup-itu-sederhana.html' title='Hidup Itu Sederhana'/><author><name>Admin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01442580013400373448</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8352443824692811611.post-4170734638774483437</id><published>2010-01-15T14:07:00.000+07:00</published><updated>2011-01-01T18:16:00.473+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Cerita motivasi'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pengalaman hidup'/><title type='text'>Hari Perhitungan</title><content type='html'>Khutbah Jumat yang saya ikuti tadi sempat membuat hati ini merinding, berikut hal2 yang bisa saya sarikan kepada Sobat2 semua mudah2an ada manfaatnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Judulnya Yaumul Hisab atau bisa kita artikan Hari Perhitungan, Suatu hari dimana seluruh Manusia dikumpulkan sejak Nabi Adam Hingga Manusia akhir Zaman dan semuanya tanpa memakai baju selembarpun dan amal kita yang baik ataupun yang buruk diperhitungkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika Aisyah RA, bertanya apakah para wanita tidak malu ya Rosululloh, karena bertelanjang ?&lt;br /&gt;Jawab Rosul : Semua Orang akan lupa bahwa mereka tidak memakai Busana bahkan Orang tua lupa anak, orang yang disebelahnyapun tidak sempat ia pikirkan. Mereka lagi bingung memikirkan perhitungan amal perbuatannya ketika Hidup di Dunia. Sehingga hari itu merupakan Hari yang betul2 membuat Seluruh manusia Resah dan gelisah. Apakah amal baiknya lebih banyak yang artinya masuk surga !. ataukah amal buruknya lebih banyak sehingga ia akan masuk neraka... Astaghfirullah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sabda Nabi : Ada Orang2 yang akan mendapatkan naungan di hari hisab nanti diantaranya yaitu : Pemuda yang bisa menahan Syahwatnya ketika dirayu oleh wanita2 cantik, Orang yang Berkhalwat dengan Allah SWT di Malam  hingga meneteskan air mata (Tahajud),&lt;br /&gt;Dan ada 70.000 Orang yang akan dibebaskan dari Hisab nanti, siapa dia ?. Dialah orang yang hanya memiliki 1 rumah dengan 1 kamar, dan orang yang hanya memiliki selembar pakaian saja. Jika kita saat ini kita memiliki beberapa pakaian yang bagus2 dan mahal2 berarti Kita Nanti Akan di perhitungkan di YAUMUL HISAB.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Allah SWT Maha Tahu"&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8352443824692811611-4170734638774483437?l=sholdip.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sholdip.blogspot.com/feeds/4170734638774483437/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://sholdip.blogspot.com/2010/01/hari-perhitungan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8352443824692811611/posts/default/4170734638774483437'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8352443824692811611/posts/default/4170734638774483437'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sholdip.blogspot.com/2010/01/hari-perhitungan.html' title='Hari Perhitungan'/><author><name>Admin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01442580013400373448</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8352443824692811611.post-6538395267901018216</id><published>2010-01-11T20:02:00.000+07:00</published><updated>2011-01-01T18:19:00.712+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Cerita motivasi'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pengalaman hidup'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='ikhlash'/><title type='text'>Bukti Sang Pencipta</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_eNVviyBgu4c/S0siYrb7E2I/AAAAAAAAACs/RNerg3w5kbI/s1600-h/feb06+004.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 0pt 10px 10px; float: right; cursor: pointer; width: 148px; height: 200px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_eNVviyBgu4c/S0siYrb7E2I/AAAAAAAAACs/RNerg3w5kbI/s200/feb06+004.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5425467983469941602" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Alhamdulillah Pada tahun 1430H/2009  Aku dan Istriku Mendapat panggilan Allah Swt untuk mengunjungi Baitullah guna melaksanakan rukun Islam yang kelima yaitu Berhaji.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Segala sesuatunya sudah kami persiapkan,  sebenarnya dari awal ada sesuatu yang masing mengganjal, yaitu bagaimana kami bisa meninggalkan anak kami yang masih berumur 4tahun !!!. Kekhawatiran itu selalu saja muncul. Namun pembimbing manasik kami selalu mengingatkan bahwa segala sesuatunya serahkan sama sama Allah SWT, Dialah Yang maha Mengatur, Dialah Yang maha Kuasa atas segala sesuatu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun hati ini masih tetap gundah, karena kebiasaannya sehari-hari sikecil selalu saja mencari2 mamanya. Setiap kali mamanya pergi saja selalu bingung keluar masuk rumah mencari-cari induk semangnya. Bagaimana jika nanti di tinggal selama 41hari ?....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tanggal 12 November 2009 adalah hari keberangkatan kami ke embarkasi, seluruh keluarga besar mengantarkan kami ke Masjid baiturrahmah, dimana akan dilepas oleh Bupati. Dan kami pamitan, saat pamitan terutama yang perempuan meneteskan air mata. tanda haru ingin ditinggalkan sementara. kulihat si-kecilku hanya diam saja. Apakah dia mengerti arti pamitan ?. gumanku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam perjalanan ke Embarkasi Istriku selalu saja memikirkan bagaimana ya sikecil nanti....&lt;br /&gt;Hari berikutnya ketika kami sudah tiba di Mekah dan bisa berkomunikasi dengan keluarga di Tanah air aku baru mendapat kabar bahwa sikecil tersebut memang Biasa saja. Bahkan ketika budenya bertanya. "kenapa adik tadi waktu pamitan sama mama tidak nangis?". Jawabnya sungguh diluar dugaan... "ya enggaklah....... aku kan laki-laki". Subkhanalloh........... Puji Syukurku ke Hadirat-Nya.  Engkau Maha Mengatur segala sesuatu Ya Alloh....&lt;br /&gt;Bahkan Selama ditinggal 41 hari sikecil tidak pernah menanyakan orang tuanya.... bahkan di telpon-pun tidak mau terima.. (Mungkin dilupakan sementara oleh-Nya). Dan ternyata menurut Budenya yang menjaga selama 41 hari, sikecil lebih dewasa. jarang nangis seperti biasanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semoga cerita ini menjadi inspirasi buat keluarga-keluarga muda yang ingin menunaikan ibadah haji. jangan Takut dan bimbang jika masih punya anak kecil. Percayalah ALLOH MAHA PENGATUR SEGALA SESUATU.........&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wallohu 'alamu bisawwab&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8352443824692811611-6538395267901018216?l=sholdip.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sholdip.blogspot.com/feeds/6538395267901018216/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://sholdip.blogspot.com/2010/01/bukti-sang-pencipta.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8352443824692811611/posts/default/6538395267901018216'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8352443824692811611/posts/default/6538395267901018216'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sholdip.blogspot.com/2010/01/bukti-sang-pencipta.html' title='Bukti Sang Pencipta'/><author><name>Admin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01442580013400373448</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_eNVviyBgu4c/S0siYrb7E2I/AAAAAAAAACs/RNerg3w5kbI/s72-c/feb06+004.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8352443824692811611.post-9151655979373336183</id><published>2010-01-10T21:45:00.001+07:00</published><updated>2011-01-01T18:16:00.474+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Cerita motivasi'/><title type='text'>Pengrajin Emas dan Kuningan</title><content type='html'>Di sebuah negeri, hiduplah dua orang pengrajin yang tinggal persebelahan. Seorang diantaranya, adalah pengrajin emas, sedang yang lainnya pengrajin kuningan. Keduanya telah lama menjalani pekerjaan ini, sebab, ini adalah pekerjaan yang diwariskan secara turun-temurun. Telah banyak pula barang yang dihasilkan dari pekerjaan ini. Cincin, kalung, gelang, dan untaian rantai penghias, adalah beberapa dari hasil kerajinan mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setiap akhir bulan, mereka membawa hasil pekerjaan ke kota. Hari pasar, demikian mereka biasa menyebut hari itu. Mereka akan berdagang barang-barang logam itu, sekaligus membeli barang-barang keperluan lain selama sebulan. Beruntunglah, pekan depan, akan ada tetamu agung yang datang mengunjungi kota, dan bermaksud memborong barang-barang yang ada disana. Kabar ini tentu membuat mereka senang. Tentu, berita ini akan membuat semua pedagang membuat lebih banyak barang yang akan dijajakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Siang-malam, terdengar suara logam yang ditempa. Setiap dentingnya, layaknya nafas hidup bagi mereka. Tungku-tungku api, seakan tak pernah padam. Kayu bakar yang tampak membara, seakan menjadi penyulut semangat keduanya. Percik-percik api yang timbul tak pernah di hiraukan mereka. Keduanya sibuk dengan pekerjaan masing-masing. Sudah puluhan cincin, kalung, dan untaian rantai penghias yang siap dijual. Hari pasar makin dekat. Dan lusa, adalah waktu yang tepat untuk berangkat ke kota.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hari pasar telah tiba, dan keduanya pun sampai di kota. Hamparan terpal telah digelar, tanda barang dagangan siap dijajakan. Keduanya pun berjejer berdampingan. Tampaklah, barang-barang logam yang telah dihasilkan. Namun, ah sayang, ada kontras yang mencolok diantara keduanya. Walaupun terbuat dari logam mulia, barang-barang yang dibuat oleh pengrajin emas tampak kusam. Warnanya tak berkilau. Ulir-ulirnya kasar, dengan pokok-pokok simpul rantai yang tak rapi. Seakan, sang pembuatnya adalah seorang yang tergesa-gesa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Ah, biar saja,” demikian ucapan yang terlontar saat pengrajin kuningan&lt;br /&gt;menanyakan kenapa perhiasaannya kawannya itu tampak kusam. “Setiap orang akan memilih daganganku, sebab, emas selalu lebih baik dari kuningan,” ujar pengrajin emas lagi, “Apalah artinya loyang buatanmu dibanding logam mulia yang kupunya, aku akan membawa uang lebih banyak darimu.” Pengrajin kuningan, hanya tersenyum. Ketekunannya mengasah logam, membuat semuanya tampak lebih bersinar. Ulir-ulirnya halus. Lekuk-lekuk cincin dan gelang buatannya terlihat seperli lingkaran yang tak putus. Liku-liku rantai penghiasnya pun lebih sedap di pandang mata.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketekunan, memang sesuatu yang mahal. Hampir semua orang yang lewat, tak menaruh perhatian kepada pengrajin emas. Mereka lebih suka mendatangi, dan melihat-melihat cincin dan kalung kuningan. Begitupun tetamu agung yang berkenan datang. Mereka pun lebih menyukai benda-benda kuningan itu dibandingkan dengan logam mulia. Sebab, emas itu tidaklah cukup mereka tertarik, dan mau membelinya. Sekali lagi, terpampang kekontrasan di hari pasar itu. Pengrajin emas yang&lt;br /&gt;tertegun diam, dan pengrajin kuningan yang tersenyum senang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hari pasar telah usai, dan para tetamu telah kembali pulang. Kedua pengrajin itu pun telah selesai membereskan dagangan. Dan agaknya, keduanya mendapat pelajaran dari apa yang telah mereka lakukan hari itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;~~~&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sahabat, ketekunan memang sesuatu yang mahal. Tak banyak orang yang bisa menjalani pekerjaan ini. Begitupun juga kemuliaan dan harga diri, tak banyak orang yang menyadari, bahwa kedua hal itu, kadang tak berasal dari apa yang kita sandang hari ini. Setidaknya, tindak-laku kedua pengrajin itu, adalah potongan siluet kehidupan kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketekunan, adalah titian panjang yang licin berliku. Seringkali, jalan panjang itu membuat kita terpelincir, dan jatuh. Seringkali pula, titian itu menjadi saringan penentu bagi setiap orang yang hendak menuju kebahagiaan di ujung simpulnya. Namun, percayalah, ada balasan bagi setiap ketekunan. Di ujung sana, akan ada sesuatu yang menunggu setiap orang yang mau menekuni jalan itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Emas dan kuningan, bisa jadi punya nilai yang berbeda. Namun, apakah kemuliaan dinilai hanya dari apa disandang keduanya? Apakah harga diri hanya ditunjukkan dari simbol-simbol yang tampak di luar? Sebab, kita sama-sama belajar dari pengrajin kuningan, bahwa loyang, kadang bernilai lebih dibanding logam mulia. Dan juga bahwa kemuliaan, adalah buah dari ketekunan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bisa jadi saat ini kita pandai, kaya, punya kedudukan yang tinggi, dan hidup sempurna layaknya emas mulia. Namun, adakah semua itu berharga jika ulir-ulir hati kita kasar dan kusam? Adakah itu mulia jika, lekuk-lekuk kalbu kita koyak dan penuh dengan tonjolan-tonjolan kedengkian? Adakah itu semua punya harga, jika, pokok-pokok simpul jiwa yang kita punya, tak di penuhi dengan simpul-simpul ikhlas dan perangai yang luhur?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sahabat, mari kita asah kalbu dan hati kita agar bersinar mulia. Mari, kita bentuk ulir dan lekuk-lekuk jiwa kita dengan ketekunan agar menampilkan cahaya-Nya. Susunlah simpul-simpul itu, dengan jalinan keluhuran budi dan perilaku. Tempalah dengan kesungguhan diri, agar hati kita tak keras, dan menjadi lembut, luwes serta mampu memenuhi hati orang lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Percayalah, akan ada imbalan untuk semua itu. Amin.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8352443824692811611-9151655979373336183?l=sholdip.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sholdip.blogspot.com/feeds/9151655979373336183/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://sholdip.blogspot.com/2010/01/pengrajin-emas-dan-kuningan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8352443824692811611/posts/default/9151655979373336183'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8352443824692811611/posts/default/9151655979373336183'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sholdip.blogspot.com/2010/01/pengrajin-emas-dan-kuningan.html' title='Pengrajin Emas dan Kuningan'/><author><name>Admin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01442580013400373448</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8352443824692811611.post-6202452155995670290</id><published>2009-06-24T11:54:00.000+07:00</published><updated>2011-01-01T18:16:00.474+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Cerita motivasi'/><title type='text'>Kuda Pak Petani</title><content type='html'>Suatu hari Kuda milik seorang petani  jatuh ke dalam sumur. &lt;br /&gt;Hewan itu menangis dengan memilukan selama berjam-&lt;br /&gt;jam semetara si petani&lt;br /&gt;memikirkan apa yang harus dilakukannya.&lt;br /&gt;Akhirnya, Ia memutuskan bahwa hewan itu&lt;br /&gt;sudah tua dan sumur juga perlu&lt;br /&gt;ditimbun (ditutup - karena berbahaya);jadi tidak berguna untuk&lt;br /&gt;menolong si Kuda. Dan ia mengajak tetangga- tetangganya untuk datang&lt;br /&gt;membantunya. Mereka membawa sekop dan&lt;br /&gt;mulai menyekop tanah ke dalam sumur.&lt;br /&gt;Pada mulanya, ketika si Kuda menyadari apa yang sedang terjadi, ia&lt;br /&gt;menangis penuh kengerian.Tetapi kemudian,&lt;br /&gt;semua orang takjub, karena si Kuda menjadi diam.&lt;br /&gt;Setelah beberapa sekop&lt;br /&gt;tanah lagi dituangkan ke dalam sumur, si petani melihat ke dalam&lt;br /&gt;sumur dan tercengang karena apa yang dilihatnya.&lt;br /&gt;Walaupun punggungnya terus ditimpa oleh&lt;br /&gt;bersekop-sekop tanah dan kotoran, si Kuda melakukan sesuatu yang&lt;br /&gt;menakjubkan. Ia mengguncang-guncangkan badannya agar tanah&lt;br /&gt;yang menimpa punggungnya turun ke bawah, lalu menaiki tanah itu. &lt;br /&gt;Sementara tetangga-2 si petani terus menuangkan tanah kotor ke atas&lt;br /&gt;punggung hewan itu, si Kuda terus juga mengunca! ngkan badannya dan&lt;br /&gt;melangkah naik. Segera saja, semua orang terpesona ketika si Kuda&lt;br /&gt;meloncati tepi sumur dan melarikan diri !&lt;br /&gt;Kehidupan terus saja menuangkan problem dan kebahagiaan.&lt;br /&gt;Cara untuk keluar dari 'sumur' (kesedihan, masalah,dsb) adalah dengan &lt;br /&gt;menguncangkan segala tanah dan kotoran dari diri kita (pikiran, dan hati kita) &lt;br /&gt;dan melangkah naik dari 'sumur' dengan menggunakan hal-hal tersebut sebagai pijakan.&lt;br /&gt;Setiap masalah-masalah kita merupakan satu batu pijakan untuk melangkah. &lt;br /&gt;Kita dapat keluar dari 'sumur' yang terdalam dengan terus&lt;br /&gt;berjuang,jangan pernah menyerah !&lt;br /&gt;Ingatlah aturan sederhana tentang Kebahagiaan :&lt;br /&gt;1. Bebaskan dirimu dari kebencian&lt;br /&gt;2. Bebaskanlah pikiranmu dari kecemasan&lt;br /&gt;3. Hiduplah sederhana.&lt;br /&gt;4. Berilah lebih banyak yang terbaik.&lt;br /&gt;5. Tersenyumlah.&lt;br /&gt;6. Miliki teman yang bisa membuat menuju kebaikan.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8352443824692811611-6202452155995670290?l=sholdip.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sholdip.blogspot.com/feeds/6202452155995670290/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://sholdip.blogspot.com/2009/06/kuda-pak-petani.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8352443824692811611/posts/default/6202452155995670290'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8352443824692811611/posts/default/6202452155995670290'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sholdip.blogspot.com/2009/06/kuda-pak-petani.html' title='Kuda Pak Petani'/><author><name>Admin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01442580013400373448</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8352443824692811611.post-128393428509373783</id><published>2009-03-28T09:12:00.000+07:00</published><updated>2011-01-01T18:16:00.475+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Cerita motivasi'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pengalaman hidup'/><title type='text'>Doa pada Halal Bi Halal 1429H </title><content type='html'>&lt;meta equiv="Content-Type" content="text/html; charset=utf-8"&gt;&lt;meta name="ProgId" content="Word.Document"&gt;&lt;meta name="Generator" content="Microsoft Word 11"&gt;&lt;meta name="Originator" content="Microsoft Word 11"&gt;&lt;link rel="File-List" href="file:///C:%5CDOCUME%7E1%5CGHAZYK%7E1%5CLOCALS%7E1%5CTemp%5Cmsohtml1%5C01%5Cclip_filelist.xml"&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:worddocument&gt;   &lt;w:view&gt;Normal&lt;/w:View&gt;   &lt;w:zoom&gt;0&lt;/w:Zoom&gt;   &lt;w:punctuationkerning/&gt;   &lt;w:validateagainstschemas/&gt;   &lt;w:saveifxmlinvalid&gt;false&lt;/w:SaveIfXMLInvalid&gt;   &lt;w:ignoremixedcontent&gt;false&lt;/w:IgnoreMixedContent&gt;   &lt;w:alwaysshowplaceholdertext&gt;false&lt;/w:AlwaysShowPlaceholderText&gt;   &lt;w:compatibility&gt;    &lt;w:breakwrappedtables/&gt;    &lt;w:snaptogridincell/&gt;    &lt;w:wraptextwithpunct/&gt;    &lt;w:useasianbreakrules/&gt;    &lt;w:dontgrowautofit/&gt;   &lt;/w:Compatibility&gt;   &lt;w:browserlevel&gt;MicrosoftInternetExplorer4&lt;/w:BrowserLevel&gt;  &lt;/w:WordDocument&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:latentstyles deflockedstate="false" latentstylecount="156"&gt;  &lt;/w:LatentStyles&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;style&gt; &lt;!--  /* Font Definitions */  @font-face 	{font-family:Verdana; 	panose-1:2 11 6 4 3 5 4 4 2 4; 	mso-font-charset:0; 	mso-generic-font-family:swiss; 	mso-font-pitch:variable; 	mso-font-signature:536871559 0 0 0 415 0;}  /* Style Definitions */  p.MsoNormal, li.MsoNormal, div.MsoNormal 	{mso-style-parent:""; 	margin:0in; 	margin-bottom:.0001pt; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:12.0pt; 	font-family:"Times New Roman"; 	mso-fareast-font-family:"Times New Roman";} @page Section1 	{size:8.5in 11.0in; 	margin:1.0in 1.25in 1.0in 1.25in; 	mso-header-margin:.5in; 	mso-footer-margin:.5in; 	mso-paper-source:0;} div.Section1 	{page:Section1;} --&gt; &lt;/style&gt;&lt;!--[if gte mso 10]&gt; &lt;style&gt;  /* Style Definitions */  table.MsoNormalTable 	{mso-style-name:"Table Normal"; 	mso-tstyle-rowband-size:0; 	mso-tstyle-colband-size:0; 	mso-style-noshow:yes; 	mso-style-parent:""; 	mso-padding-alt:0in 5.4pt 0in 5.4pt; 	mso-para-margin:0in; 	mso-para-margin-bottom:.0001pt; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:10.0pt; 	font-family:"Times New Roman"; 	mso-ansi-language:#0400; 	mso-fareast-language:#0400; 	mso-bidi-language:#0400;} &lt;/style&gt; &lt;![endif]--&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family: Verdana;" lang="EN"&gt;Bismillahirohmaanirrohiem,&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family: Verdana;" lang="EN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family: Verdana;" lang="EN"&gt;Subkhanaka Allahumma wabikhamdika ashhadu alla ilahailla anta astaghfiruka wa atuubu ilaika&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family: Verdana;" lang="EN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family: Verdana;" lang="EN"&gt;Ya Allah Ya Robb Kami, Pada hari ini, kami berkumpul sebagai salah satu menjalankan sunnah RosulMu untuk bersilaturrahmi agar kami semua Engkau berkahi dengan dipanjangkan umur kami dengan murah rezeki.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family: Verdana;" lang="EN"&gt;Dan juga&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Verdana;"&gt; telah Engkau izinkan hamba bergembira&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family: Verdana;" lang="SV"&gt;di kala berbuka puasa dan berhari raya&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family: Verdana;" lang="SV"&gt;perkenankanlah pula hamba bisa berbahagia&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family: Verdana;" lang="SV"&gt;ketika maut menjemput dan hari bangkit tiba.&lt;br /&gt; &lt;!--[if !supportLineBreakNewLine]--&gt;&lt;br /&gt; &lt;!--[endif]--&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family: Verdana; color: rgb(51, 51, 51);" lang="SV"&gt;Ya Allah, sungguh kami berlindung kepada-Mu dari memohon sesuatu yang kami tidak mengetahui hakikatnya. Dan sekiranya Engkau tidak memberi ampunan serta tidak menaruh belas kasihan kepada kami, niscaya Kami akan termasuk golongan orang-orang yang merugi&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family: Verdana; color: rgb(51, 51, 51);" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family: Verdana; color: rgb(51, 51, 51);" lang="EN"&gt;Ya Robb Kami, jadikanlah Kami dan anak cucu kami orang-orang yang tetap mendirikan shalat,&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family: Verdana; color: rgb(51, 51, 51);" lang="EN"&gt;Ya Allah berikanlah ampunan kepada Kami dan kepada kedua ibu bapak kami baik yang masih bersama kami ataupun yang telah pergi mendahului kami dan sekalian orang-orang mukmin pada hari terjadinya hisab nanti.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family: Verdana; color: rgb(51, 51, 51);" lang="EN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family: Verdana; color: rgb(51, 51, 51);" lang="EN"&gt;Ya Allah sesembahan kami, berikanlah rahmat kepada kami dari sisi-Mu dan sempurnakanlah bagi kami petunjuk yang lurus dalam urusan kami ini&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family: Verdana; color: rgb(51, 51, 51);" lang="EN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family: Verdana; color: rgb(51, 51, 51);" lang="EN"&gt;Ya Allah, lapangkanlah dada Kami, mudahkanlah segala urusan kami, dan lepaskanlah kekuan lidah kami, agar bahasa kami lebih mudah dimengerti dan tidak menjadikan kesalahpahaman diantara kami&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family: Verdana; color: rgb(51, 51, 51);" lang="EN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family: Verdana;"&gt;Ya Allah berikanlah Kami petunjuk kepada ajaran-&lt;br /&gt;ajaran-MU yang terang, dan bimbinglah Kami menuju&lt;br /&gt;kepada kerelaan-MU yang penuh dengan kecintaan-MU.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Verdana;"&gt; &lt;span lang="EN"&gt;Pada SetiapLangkah dan perbuatan, Pada setiap kedip mata, Pada setiap hela nafas, Pada setiap degup jantung, Pada setiap denyut nadi, dan Pada setiap geletar zarrah&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family: Verdana;" lang="EN"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Verdana;"&gt;Wahai Dzat yang Maha memenuhi setiap keinginan!&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family: Verdana;"&gt;Janganlah Engkau hinakan Kami karena&lt;br /&gt;perbuatan maksiat terhadap-MU, dan janganlah Engkau&lt;br /&gt;pukul Kami dengan cambuk balasan-MU. Jauhkanlah Kami&lt;br /&gt;dari hal-hal yang dapat menyebabkan kemurkaan-MU&lt;br /&gt;dengan anugerah dan bantuan-MU.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family: Verdana;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family: Verdana;"&gt;Wahai Dzat yang Maha Pengampun! &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Verdana;" lang="SV"&gt;Sucikanlah Kami dari dosa-dosa, dan bersihkanlah diri kami dari segala aib. Tanamkanlah&lt;br /&gt;ketaqwaan di dalam hati kami. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family: Verdana;" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family: Verdana;" lang="SV"&gt;Wahai Tuhan seru sekalian alam! Berilah Kami kemampuan untuk hidup sebagaimana kehidupan orang-orang yang baik. Dan&lt;br /&gt;jauhkanlah Kami dari kehidupan bersama orang-orang yang&lt;br /&gt;jahat. Dan naungilah Kami dengan rahmat-MU hingga&lt;br /&gt;sampai kepada alam akhirat. &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Verdana;"&gt;Demi ketuhanan-MU &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family: Verdana;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family: Verdana;"&gt;Wahai Yang Maha Dermawan dari semua dermawan!&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family: Verdana;"&gt;Berikanlah Kami rizki akal dan kewaspadaan.&lt;br /&gt;dan jauhkanlah Kami dari kebodohan dan kesesatan.&lt;br /&gt;Sediakanlah bagian untuk kami dari segala kebaikan yang&lt;br /&gt;KAU turunkan, demi kemurahan-MU. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family: Verdana;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family: Verdana;"&gt;Wahai Dzat Penolong orang-orang yang meminta pertolongan! Tanamkanlah dalam diriku kecintaan kepada&lt;br /&gt;perbuatan baik, dan tanamkanlah dalam diriku kebencian&lt;br /&gt;terhadap kemaksiatan dan kefasikan. &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Verdana;" lang="FI"&gt;Jauhkanlah dari kami&lt;br /&gt;kemurkaan-MU dan api neraka dengan pertolongan-MU,&lt;br /&gt; &lt;!--[if !supportLineBreakNewLine]--&gt;&lt;br /&gt; &lt;!--[endif]--&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family: Verdana;" lang="FI"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family: Verdana;" lang="FI"&gt;Yaa Allah! Penuhkanlah hidup kami dengan amalan-amalan&lt;br /&gt;Sunnah, dan muliakanlah Kami dengan terkabulnya semua&lt;br /&gt;permintaan. Dekatkanlah perantaraanku kepada-MU&lt;br /&gt;diantara semua perantara, Wahai Dzat Yang tidak tersibukkan&lt;br /&gt;oleh permintaan orang-orang yang meminta.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family: Verdana;" lang="FI"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family: Verdana;" lang="FI"&gt;Yaa Allah Yaa Mujiibas sailin… &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Verdana;"&gt;Kabulkanlah Doa kami&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family: Verdana;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family: Verdana;"&gt;Robbana atina fiddunya khasanah………….&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family: Verdana;"&gt;Walhamdulillahi Robbil ‘alamin&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8352443824692811611-128393428509373783?l=sholdip.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sholdip.blogspot.com/feeds/128393428509373783/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://sholdip.blogspot.com/2009/03/doa-pada-halal-bi-halal-1429h.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8352443824692811611/posts/default/128393428509373783'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8352443824692811611/posts/default/128393428509373783'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sholdip.blogspot.com/2009/03/doa-pada-halal-bi-halal-1429h.html' title='Doa pada Halal Bi Halal 1429H '/><author><name>Admin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01442580013400373448</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8352443824692811611.post-4872471330928248547</id><published>2009-03-28T08:40:00.000+07:00</published><updated>2011-01-01T18:16:00.475+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Cerita motivasi'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pengalaman hidup'/><title type='text'>Aku</title><content type='html'>Aku Lahir disebuah kota kecil di Jawa Tengah, Antara dua kota pusat kebudayaan Jawa yaitu Yogyakarta dan Surakarta. Kota itu bernama KLATEN. Tepatnya pada tanggal 23 Juni aku dilahirkan oleh-Nya dari rahim Ibuku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oleh Ayahku aku diberi nama : Muhammad Sholeh Dipraja, namun dalam akta kelahiranku kata Muhammad di singkat Muh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hingga lulus SD aku sekolah di Kampung Halamanku, namun ketika SMP aku di pesantrenkan oleh Ayahku. SMA aku kembali lagi sekolah di Klaten, tepatnya di SMAN Karanganom Klaten (d/h SMAN Jatinom). Lalu aku kuliah di Pertanian Universitas Sebelas Maret Solo dan lulus tahun 1995.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sewaktu kuliah aku sempat berwiraswasta Bertanam Melon dan Memelihara Ayam, namun setelah aku menikah justru aku mencari pekerjaan. Jadilah Aku bekerja di PT. MEDIFARMA LABORATORIES. Hingga saat ini&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan Saat aku menulis di Blog ini, aku ingin berbagi dengan siapapun agar turut berperan serta dalam "saling membantu sesama makhluk Alloh". karena memang ini sesuai hati nuraniku, ingin selalu memberi dan berbagi. Semoga jika kita saling membantu dan tolong-menolong dalam kebaikan akan dicatat oleh-Nya sebagai amal Ibadah kita.. Amien&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8352443824692811611-4872471330928248547?l=sholdip.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sholdip.blogspot.com/feeds/4872471330928248547/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://sholdip.blogspot.com/2009/03/aku.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8352443824692811611/posts/default/4872471330928248547'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8352443824692811611/posts/default/4872471330928248547'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sholdip.blogspot.com/2009/03/aku.html' title='Aku'/><author><name>Admin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01442580013400373448</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry></feed>
